Pelakor Memang Kejam! Suaminya Direbut Wanita Lain, Berikut Curahan Hati Pilu Sang Istri Sah



Banyak orang mengira bahwa pria akan meninggalkan istrinya karena ada wanita yang lebih seksi atau lebih cantik. Sementara wanita akan meninggalkan suaminya demi pria yang lebih mapan atau lebih perhatian. Namun apa pun alasannya, dikhianati pasangan itu menyakitkan dan tetap jadi cobaan yang bisa meruntuhkan sebuah ikatan pernikahan. Buktinya, tak sedikit rumah tangga yang jadi berantakan bahkan berakhir dengan perceraian gara-gara hadirnya orang ketiga.
Pemilik akun Facebook Rasi Paluvy, mencurahkan isi hatinya tentang bagaimana suaminya bisa direbut oleh pihak ketiga atau biasa disebut pelakor alias perebut laki orang. Rasi menceritakan meski sudah dikaruniai anak, sang suami tega mengkhianati dirinya. Bahkan wanita idaman sang suami yang merupakan janda sampai tega mencaci anaknya dengan perkataan yang tak pantas. Dan yang lebih menyakitkan lagi, meski sang buah hati dihina, ayahnya malah memilih untuk diam.
"Bukan saya bersumpah serapah sebagai seorang istri. Tapi saya bersumpah serapah sebagai seorang ibu. Saya memang hina tapi pelakor ini lebih hina menurut pendapat saya itu benar. Mencintai ayah anak saya tetapi anak saya dicaci mengatakan jika kelakuan anak saya seperti anjing. Pelakor ini jg mengatakan jijik trhadap anak saya. Dan yang lebih luar biasanya lagi apa respon ayah anak saya ketika darah dagingnya dicaci maki dia hanya "diam membisu"," kata Rasi Paluvy mengawali ceritanya.
Curhatan Rasi yang diunggah pada Rabu (4/10) lalu ini kemudian viral di media sosial dan hingga kini sudah dibagikan lebih dari 350 kali.
Melihat postingan Rasi, banyak warganet yang berusaha untuk menghibur dan menyemangatinya. Bahkan tak sedikit yang ingin mencari keberadaan wanita idaman suami Rasi saking merasa kesalnya.
"Semoga selalu sabar mba. Tinggal nunggu aja hukum tabur tuai nya berlaku. Btw, ngga semua perempuan jawa semurah dia. Kalau ada yang macam itu, bisa dipastikan dia produk gagalnya orang jawa," ujar pemilik akun Esti Fitriningsih.
"Karma tau kemana dia akan datang. sabar ya bun semua prilaku yg jahat pasti dapat balasan.cepat atau lambat ke dia atau anaknya. kita ga tau krna smua allah yg menentukan..ingat karma mengintai mereka..," kata Indah Lestari.